Monday, June 26, 2017

DJAKARTA TIMES - ISIS MENYERANG ANGGOTA POLISI DI POLDA MEDAN



DJAKARTA -TIMES Dua orang menyerang polisi yang sedang berjaga di sebuah pos pemeriksaan keamanan di markas besar Polisi Sumatera Utara pada hari Minggu dini hari, tepat sebelum Idul Fitri, menyebabkan satu petugas tewas.
 

Pelakunya menusuk dan membunuh Adj. Inspeksi pertama Martua Bernyanyi saat sedang beristirahat di dalam pos pemeriksaan. 
 

"Kedua pelaku tersebut memanjat pagar dan kemudian menyerang seorang perwira polisi pukul 3 pagi. Petugas tersebut beristirahat di Pos Pemeriksaan 3 yang terletak di pintu keluar markas besar Polisi Sumatra Utara," juru bicara Kepolisian Nasional Insp. Jenderal Setyo Wasisto mengatakan.
Secara total, ada empat petugas yang berjaga saat terjadi penyerangan. Dua petugas sedang berpatroli, satu tinggal di luar pos pemeriksaan dan satu lagi tinggal di dalam untuk beristirahat, Setyo menambahkan.


 
Salah satu petugas, Brigjen. E. Ginting segera memberi tahu pos pemeriksaan lainnya dimana beberapa anggota unit Brimob ditempatkan.
Namun, meski ada tembakan peringatan yang ditembakkan oleh seorang anggota Brimob, pelaku tidak berhenti menyerang petugas dan kemudian membakar sebuah pos pemeriksaan sambil meneriakkan "Takbir!"Petugas Brimob kemudian menembak mereka, menewaskan satu orang sementara menempatkan yang lain di rumah sakit dalam kondisi kritis.
 

Polisi masih menyelidiki apakah keduanya terkait dengan tiga tersangka terorisme yang ditangkap karena berencana menyerang kantor polisi di Medan awal bulan ini. 
 

"Kami menduga bahwa mereka adalah pengikut Bahrun Naim, yang menyarankan untuk melakukan serangan dengan menggunakan apa saja yang dimiliki orang - bom, senjata api, atau pisau," kata Setyo. 










































































































































































































































0 comments:

Post a Comment