Djakarta Times-Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, yang biasa dikenal dengan
Ahok, telah dijatuhi hukuman dua tahun penjara, setelah dinyatakan
bersalah melakukan penghujatan dalam sebuah persidangan sebagai ujian
toleransi agama di Indonesia.
Pada bulan April, jaksa telah meminta penghujatan untuk dijatuhkan
dengan imbalan tuduhan "menyebarkan kebencian" yang lebih rendah, namun
para hakim tampaknya telah mengabaikan rekomendasi tersebut.Politisi
Kristen China yang kontroversial tersebut diadili pada bulan Desember
karena tuduhan bahwa dia telah menghina Islam saat berkampanye untuk
pemilihan ulang. Dia berulang kali membantah tuduhan tersebut.
Ahok
dideteksi segera setelah vonis tersebut dan dibawa ke pusat penahanan
Cipinang di Jakarta Timur, media setempat melaporkan. Dia mengatakan akan segera mengajukan banding atas keputusan pengadilan tersebut.
Gubernur DKI Jakarta memicu kontroversi pada akhir 2016 setelah
mengutip sebuah ayat dari Quran untuk membuktikan kepada pendukungnya
bahwa tidak ada pembatasan pemilihan Muslim untuk politisi non-Muslim.
Hampir tidak ada seorang pun yang telah dikenai hukuman karena hukum
penghujatan yang pernah lolos dari keyakinan, profesor politik Indonesia
di Universitas Nasional Australia .
"Hukum
penghujatan telah benar-benar menjadi dalam aturan hukum dan
demokrasi di Indonesia selama beberapa dekade," katanya, menambahkan
bahwa "fakta bahwa Ahok dikenai biaya sama sekali merupakan produk
demonstrasi jalanan yang membuat pemerintah menakut-nakuti . "Indonesia adalah negara Muslim terbesar di dunia dengan 87% populasi,
atau lebih dari 200 juta orang, mengatakan bahwa mereka adalah pengikut
Islam.
Sementara Indonesia telah membangun reputasi sebagai negara yang
toleran dan beragam, para ahli mengatakan bahwa keyakinan Ahok adalah
contoh terbaru dari konservatisme yang berkembang di negara tersebut.
Beberapa tahun terakhir telah menyaksikan demonstrasi anti-LGBT yang
besar di Jakarta pada awal 2016, sebuah dorongan untuk mengkriminalisasi
seks homoseksual dan reaksi penuh gairah terhadap tuduhan penghujatan
Sejak video diedit ucapan Ahok dirilis, ratusan ribu orang Indonesia
Muslim telah memprotesnya di jalanan Jakarta, dengan banyak orang
memanggil pemenjaraan atau eksekusi.Jalan-jalan di dekat Kementerian Pertanian dimana putusan tersebut
dijadwalkan disampaikan ditutup mulai
Senin petang saat persiapan, media
setempat melaporkan.Putusan tersebut terjadi kurang dari sebulan setelah Ahok kalah dalam
penawaran pemilihan kembali sebagai gubernur DKI Jakarta, akibatnya
beberapa ahli terkait dengan trial yang sedang berlangsung.
Serta menjadi minoritas etnis Tionghoa Indonesia, gubernur keluar juga seorang Kristen.Ia dikalahkan oleh mantan menteri pendidikan dan kebudayaan Indonesia
Anies Baswedan, seorangMuslim, setelah sebuah kampanye yang disebarkan
oleh ketegangan agama.
Pada hari pemilihan, dewan redaksi Jakarta Post menggambarkan kampanye
tersebut sebagai "yang paling kotor, paling polarisasi dan memecah
belah" yang pernah ada di Indonesia.
Fealy mengatakan bahwa keyakinan Ahok merupakan pukulan bagi toleransi beragama di Indonesia.
"Kita harus mengakui bahwa Ahok selalu merupakan kasus khusus ...
(tapi) jika Anda adalah seorang non-Muslim dan Anda mempertimbangkan
karir di kehidupan publik, mungkin Anda lebih mungkin berpikir dua kali
untuk itu," katanya.
0 comments:
Post a Comment