Friday, June 9, 2017

DJAKARTA TIMES-KE PENJARA MANA AHOK AKAN DI PINDAHKAN...



Djakarta Times-Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, yang biasa dikenal dengan Ahok, telah dijatuhi hukuman dua tahun penjara, setelah dinyatakan bersalah melakukan penghujatan dalam sebuah persidangan sebagai ujian toleransi agama di Indonesia. 

Pada bulan April, jaksa telah meminta penghujatan untuk dijatuhkan dengan imbalan tuduhan "menyebarkan kebencian" yang lebih rendah, namun para hakim tampaknya telah mengabaikan rekomendasi tersebut.Politisi Kristen China yang kontroversial tersebut diadili pada bulan Desember karena tuduhan bahwa dia telah menghina Islam saat berkampanye untuk pemilihan ulang. Dia berulang kali membantah tuduhan tersebut. 

Ahok dideteksi segera setelah vonis tersebut dan dibawa ke pusat penahanan Cipinang di Jakarta Timur, media setempat melaporkan. Dia mengatakan akan segera mengajukan banding atas keputusan pengadilan tersebut. 

Gubernur DKI Jakarta memicu kontroversi pada akhir 2016 setelah mengutip sebuah ayat dari Quran untuk membuktikan kepada pendukungnya bahwa tidak ada pembatasan pemilihan Muslim untuk politisi non-Muslim. 

Hampir tidak ada seorang pun yang telah dikenai hukuman karena hukum penghujatan yang pernah lolos dari keyakinan, profesor politik Indonesia di Universitas Nasional Australia . 

"Hukum penghujatan telah benar-benar menjadi  dalam aturan hukum dan demokrasi di Indonesia selama beberapa dekade," katanya, menambahkan bahwa "fakta bahwa Ahok dikenai biaya sama sekali merupakan produk demonstrasi jalanan yang membuat pemerintah menakut-nakuti . "Indonesia adalah negara Muslim terbesar di dunia dengan 87% populasi, atau lebih dari 200 juta orang, mengatakan bahwa mereka adalah pengikut Islam. 

Sementara Indonesia telah membangun reputasi sebagai negara yang toleran dan beragam, para ahli mengatakan bahwa keyakinan Ahok adalah contoh terbaru dari konservatisme yang berkembang di negara tersebut. 

Beberapa tahun terakhir telah menyaksikan demonstrasi anti-LGBT yang besar di Jakarta pada awal 2016, sebuah dorongan untuk mengkriminalisasi seks homoseksual dan reaksi penuh gairah terhadap tuduhan penghujatan 

Sejak video diedit ucapan Ahok dirilis, ratusan ribu orang Indonesia Muslim telah memprotesnya di jalanan Jakarta, dengan banyak orang memanggil pemenjaraan atau eksekusi.Jalan-jalan di dekat Kementerian Pertanian dimana putusan tersebut dijadwalkan disampaikan ditutup mulai 

 

Senin petang saat persiapan, media setempat melaporkan.Putusan tersebut terjadi kurang dari sebulan setelah Ahok kalah dalam penawaran pemilihan kembali sebagai gubernur DKI Jakarta, akibatnya beberapa ahli terkait dengan trial  yang sedang berlangsung. 

Serta menjadi minoritas etnis Tionghoa Indonesia, gubernur keluar juga seorang Kristen.Ia dikalahkan oleh mantan menteri pendidikan dan kebudayaan Indonesia Anies Baswedan, seorangMuslim, setelah sebuah kampanye yang disebarkan oleh ketegangan agama. 

Pada hari pemilihan, dewan redaksi Jakarta Post menggambarkan kampanye tersebut sebagai "yang paling kotor, paling polarisasi dan memecah belah" yang pernah ada di Indonesia. 

Fealy mengatakan bahwa keyakinan Ahok merupakan pukulan bagi toleransi beragama di Indonesia. 

"Kita harus mengakui bahwa Ahok selalu merupakan kasus khusus ... (tapi) jika Anda adalah seorang non-Muslim dan Anda mempertimbangkan karir di kehidupan publik, mungkin Anda lebih mungkin berpikir dua kali untuk itu," katanya.

0 comments:

Post a Comment