Djakarta Times-Polisi pada Kamis (06/04) meminta penundaan Gubernur DKI Jakarta
Basuki "Ahok" percobaan penundaan Tjahaja Purnama dijadwalkan untuk
Selasa depan karena masalah keamanan menjelang pemilihan gubernur pemilu
April 19
Kapolda Jakarta, Inspektur. Jenderal Mochamad Iriawan mengatakan dan menyampaikan sebuah surat resmi ke
Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang sidang Selasa depan harus dijadwal
ulang sampai setelah pemilu.
Permintaan itu dilakukan untuk memastikan keamanan di ibukota
menjelang pemilihan umum yang akan berlangsung ,pemilihan gubenur
Polisi juga akan menghentikan semua penyelidikan pidana terhadap Anies dan pasangannya Sandiaga Uno, kata surat itu.
Anies dilaporkan ke polisi atas tuduhan pencemaran nama baik awal
pekan ini oleh sekelompok pendukung Ahok setelah dia dilaporkan
mengklaim "Pemkot Ahok akan mengusir warga lebih dari 300 wilayah
di Jakarta" selama acara kampanye.
Sementara itu, Sandiaga sedang diselidiki atas dugaan penggelapan
dalam Rp 7 miliar ($ 527.000) kesepakatan pembelian tanah pada tahun
2012.
Ini
normal bagi polisi untuk menulis surat ke pengadilan untuk menyoroti
masalah keamanan sebelum sidang," kata juru bicara Polda Metro Jaya
Komisaris Besar Kepala. Argo Yuwono kepada wartawan di Mabes Polri Jakarta.
"Perhatian kami adalah dengan waktu sidang. Ini terlalu dekat dengan
'periode sebelum pemilihan dan hari pemilu itu sendiri. Sebisa
mungkin kita ingin menghindari kerumunan orang di tempat umum,"
tambahnya..
0 comments:
Post a Comment