Monday, April 10, 2017

DJAKARTA TIMES - SIDANG KE 18 DEMONTRAN ANTI AHOK


DJakarta Times - jakarta akan lagi menjadi tempat demonstrasi massal oleh kelompok-kelompok Islam garis keras pada hari Jumat, yang akan turun ke jalan untuk menuntut penangkapan kota Gubernur Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama atas tuduhan penghujatan.

Kelompok-kelompok mengorganisir Aksi Damai atau “aksi damai” telah mengajukan pemberitahuan resmi ke polisi. Beberapa panitia telah menyatakan mereka mengharapkan empat juta orang untuk hadir. Demonstrasi, dijuluki Aksi 313 untuk menandai tanggal (31 Maret), berikut protes massa serupa yang digelar November dan Desember lalu.

Polisi metropolitan Jakarta menerima pemberitahuan dari Forum Umat Islam (FUI) pada Rabu sore, salah satu kelompok di balik protes Jumat bersama dengan Wali Majelis Ulama Indonesia ini Fatwa (GNPF-MUI).

FUI dan terkenal Front Pembela Islam (FPI) telah memprotes Ahok, yang Kristen dan dari etnis Cina, sejak dia berkuasa pada tahun 2014. Selama kampanye 2012 pemilu, ketika Ahok sekarang presiden cawapres Joko Widodo, rute kelompok juga vokal menentang kandidat karena ras dan agamanya.

POKER ONLINE TERBAIK DAN TERPERCAYA - DEMONSTARN ANTI AHOK


Protes telah meningkatkan sejak tahun lalu, namun, karena incumbent didakwa dengan penghujatan setelah komentar dia dibuat mengenai apakah Muslim harus memilih pemimpin non-Muslim.

Menanggapi keluhan yang sering protes garis keras membuat macet di megacity yang sudah padat, kepala FUI Bernard Abdul Jabbar mengatakan, “Anda harus mengerti semua demonstrasi membuat gangguan lalu lintas. Ini bukan hanya FUI. Protes guru dan, siswa juga akan menyebabkan kemacetan lalu lintas.”

lihat juga Petani mengikat kaki di beton selama protes Jakarta,Bernard mengatakan protes pada hari Jumat akan aman dan damai.


“Kami telah memberitahu polisi, (tentang) aksi damai ini. Selama ini, protes oleh FUI belum ada terjadi kekerasan atau dirugikan masyarakat lainnya,”katanya.


Diperkirakan 100.000 orang turun ke jalan-jalan di Jakarta untuk memprotes Ahok November lalu. Saat malam tiba, massa telah menjarah toko dan membakar kendaraan, sementara warga ketakutan dilarang di rumah mereka.

Para pengunjuk rasa kemudian pindah ke daerah Cina mayoritas kota dan ke rumah Ahok di Jakarta Utara, menyerukan penangkapannya.



0 comments:

Post a Comment