Monday, April 10, 2017

DJAKARTA TIMES - SIDANG AHOK DI TUNDA HINGGA 20 APRIL




Djakarta Times - Polda Metro Jaya percaya proses hukum terhadap diperangi gubernur Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama menambahkan untuk alreadyheightened ketegangan masyarakat di menjelang pemilihan limpasan gubernur pada 19 April.

Sebagai bagian dari upaya untuk menjamin pemilu yang aman dan damai, Kepala Inspektur Polisi Jakarta. Jenderal M. Iriawan telah mengirim surat ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara, meminta bahwa itu menunda sidang lebih lanjut dari sidang Ahok, mengingat kondisi keamanan yang rentan di ibukota.

Penundaan itu diperlukan karena polisi dan personil militer harus mulai mengalihkan fokus mereka untuk menjaga pemilu, katanya.

“Kami menyarankan bahwa tuntutan hukuman yang diajukan jaksa penuntut dalam sidang penghujatan Ahok ini ditunda sampai setelah limpasan,” kata Iriawan dalam surat dibuat tersedia untuk The Jakarta Post pada hari Kamis. Surat itu juga dikirim ke kepala keadilan Mahkamah Agung, Kapolri, Inspektur pengawasan umum polisi, kepala Pengadilan Tinggi Jakarta dan Jaksa Agung.

Akhir tahun lalu, polisi meminta agar persidangan dipindahkan dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara untuk ruang utama Kementerian Pertanian di Jakarta Selatan karena masalah keamanan.

Berdasarkan jadwal awal, jaksa diharapkan untuk membuat tuntutan hukuman mereka pada tanggal 11 Maret, sementara terdakwa dijadwalkan membacakan pernyataan pembelaannya pada tanggal 17 April, hanya dua hari sebelum limpasan.

Masa kampanye, yang berlangsung dari tanggal 7 Maret sampai 15 April, telah didominasi oleh sentimen agama dan fanatisme ras yang dihasilkan dari tuduhan penghujatan terhadap gubernur, yang adalah seorang Kristen keturunan Cina.

Pada awal Maret, beberapa masjid lokal membentangkan spanduk yang mengatakan bahwa mereka yang memilih “penghujat” tidak akan berhak upacara pemakaman Islam dan doa-doa ketika mereka meninggal

Kurang dari tiga minggu sebelum pemilu, ribuan orang menggelar unjuk rasa yang disebut “313” mengacu pada tanggal menuntut penahanan Ahok.

Selanjutnya, ada gerakan antiAhok Tamasya Al-Maidah, difasilitasi melalui aplikasi yang tersedia di PlayStore, yang mendorong umat Islam dari seluruh negeri berdatangan ke TPS untuk mengawasi pemilu.

Secara terpisah, juru bicara Polda Metro Jaya Kombes. Argo Yuwono mengatakan surat polisi dikeluarkan untuk memastikan hari pemungutan suara akan berlalu dengan aman, terutama mengingat kenyataan bahwa Ahok ini dijadwalkan sidang pada 17 April akan berlangsung pada periode pendinginan-off antara April 16 dan 18 April.

Secara terpisah, juru bicara Pengadilan Negeri Jakarta Utara Hasoloan Sianturi mengatakan pengadilan telah menerima surat itu, tetapi sesuai dengan keputusan yang dibuat oleh hakim dalam sidang April 4, sidang akan terus pada 11 April.

Keputusan untuk menunda persidangan hanya bisa dibuat di ruang sidang, ia menambahkan.

Pengacara Ahok ini Fifi Lety Indra mengatakan tim hukum gubernur akan mematuhi keputusan pengadilan mengenai sidang berikutnya..

 POKER ONLINE TERBAIK DAN TERPERCAYA - Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di laporkan ke polisi, mencemarkan Nama baik

Selain meminta pengadilan untuk menunda sidang Ahok ini, Jenderal M. Iriawan juga menginformasikan pengadilan bahwa polisi akan menunda interogasi mereka dari pasangan Ahok saingan kandidat, Anies Baswedan, dan Sandiaga Uno, yang juga telah dilaporkan ke polisi karena beberapa dugaan pelanggaran.

Tim hukum Ahok melaporkan Anies untuk dugaan pencemaran nama baik pada hari Rabu setelah calon publik mengklaim bahwa Ahok akan mengusir warga dari 300 daerah di seluruh kota jika ia terpilih kembali sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Sandiaga dilaporkan oleh seseorang bernama Edward S Soeryadjaya ke Polda Metro Jaya atas tuduhan penggelapan dan penerimaan pemalsuan.

 Seorang anggota tim kampanye Anies dan Sandiaga, Yupen Hadi, mengatakan, tim menghargai perintah polisi.

0 comments:

Post a Comment